Pemalang

Bayang-Bayang Kemarau di Pemalang Selatan: Perjuangan Warga Memenuhi Kebutuhan Air Bersih

Musim kemarau di Kabupaten Pemalang mengakibatkan sejumlah wilayah di bagian selatan mengalami kesulitan air bersih. (Foto: Aryanto)

PEMALANG, SeputarPemalang.id — Memasuki pertengahan tahun, krisis air bersih mulai merayapi kawasan selatan Kabupaten Pemalang akibat dampak musim kemarau. Wilayah perbukitan yang biasa dipenuhi kesegaran kini harus berhadapan dengan surutnya sumber air alami, memaksa warga setempat bersandar pada pengiriman tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti memasak, minum, dan sanitasi dasar.

Dampak kelesuan pasokan air ini terasa meluas di beberapa titik strategis. Di kawasan Kecamatan Belik, hambatan akses air bersih tecatat melanda wilayah Desa Gombong dan Desa Belik. Sementara itu, cakupan krisis yang lebih luas terjadi di wilayah Kecamatan Pulosari, di mana puluhan titik pemukiman yang tersebar di sembilan desa telah mengalami kelangkaan air bersih sejak beberapa bulan belakangan.

Sebagai langkah tanggap darurat, armada armada armada armada armada tangki air bergerak secara berkala menyisir desa-desa terdampak. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara ter jadwal guna memastikan ketercukupan konsumsi harian masyarakat, didukung oleh sinergi berbagai elemen kemanusiaan dan relawan lokal yang turut mengawal distribusi di lapangan.

Selain mengandalkan pasokan darurat melalui armada tangki, upaya penanganan jangka panjang juga disalurkan melalui penguatan infrastruktur air di kawasan perbukitan. Pembagian sarana berupa instalasi pipa sepanjang ribuan meter serta penempatan tandon penampungan berkapasitas besar di wilayah Jurangmangu dan Gunungsari diharapkan mampu memperkuat daya tahan pasokan air warga. Dengan perkiraan masa kemarau yang masih akan berlangsung, efisiensi penggunaan air bersih menjadi kunci penting dalam menjaga ketersediaan pasokan hingga musim penghujan kembali menyapa.

Editor: Aryanto

About the author

Aryanto

Leave a Comment