PEMALANG, SeputarPemalang.id – Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Sekretaris Camat Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Andi Susanto tetap setia menjalani profesi yang telah ditekuninya selama bertahun-tahun, yakni sebagai peternak kambing. Baginya, jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan alasan untuk meninggalkan pekerjaan yang telah menjadi bagian dari kehidupannya.
Pria asal Desa Kaligelang, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang itu mulai menekuni usaha peternakan kambing sejak 2009. Berbekal tekad dan modal yang terbatas, Andi memulai usahanya hanya dengan tiga ekor kambing.
Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut terus berkembang hingga jumlah ternaknya sempat mencapai sekitar 30 ekor pada 2011.Namun, jumlah ternak yang dimilikinya saat ini berkurang menjadi sekitar 15 ekor. Sebagian kambing telah terjual untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
“Saya memulai usaha ternak kambing, awalnya hanya tiga ekor kambing,” ujar Andi, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, seluruh ternak yang dipelihara merupakan kambing Jawa, jenis yang dinilai memiliki daya tahan baik dan cukup diminati masyarakat. Selama bertahun-tahun, usaha peternakan tersebut terus dijalankannya secara mandiri sembari menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Andi mengungkapkan, modal awal untuk merintis usaha berasal dari sisa dana pinjaman yang diperolehnya dari salah satu bank daerah. Dana tersebut dimanfaatkan untuk membeli bibit ternak dan secara bertahap mengembangkan usaha hingga jumlah kambing yang dipelihara terus bertambah.
Perjalanan hidup Andi menuju dunia birokrasi juga tidak berlangsung instan. Sebelum diangkat menjadi ASN, ia pernah mencoba mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur politik desa dengan mencalonkan diri sebagai kepala desa. Namun, langkah tersebut belum membuahkan hasil setelah ia kalah dalam pemilihan.
“Sebelum diangkat ASN, saya dulu pernah maju menjadi calon kepala desa, namun kalah,” katanya.
Pengalaman tersebut tidak membuatnya berhenti berusaha. Andi terus bekerja dan akhirnya dipercaya mengemban tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang hingga kini menjabat sebagai Sekretaris Camat Moga.
Meski telah menduduki jabatan struktural di pemerintahan, Andi memilih tetap mempertahankan aktivitas bertani dan beternak yang telah menjadi bagian dari kesehariannya. Setelah menyelesaikan pekerjaan di kantor maupun pada hari libur, ia masih menyempatkan diri merawat ternaknya serta menggarap lahan pertanian.
“Sampai saat ini, selepas ngantor dan di hari libur saya tetap bertani dan menjadi peternak kambing,” ujarnya.
Ketekunannya membagi waktu antara tugas sebagai pejabat publik dan peternak membuat Andi dikenal luas oleh rekan-rekan maupun masyarakat sekitar. Bahkan, ia memiliki julukan yang cukup akrab di telinga warga.
“Itulah kenapa teman-teman memanggil saya Andi Wedus, karena saya dikenal peternak wedus (kambing),” pungkasnya sambil tersenyum.
Kisah Andi Susanto menjadi gambaran bahwa profesi sebagai ASN tidak menghalangi seseorang untuk tetap menekuni usaha produktif di sektor peternakan. Konsistensinya menjaga usaha yang telah dirintis sejak bertahun-tahun lalu menjadi inspirasi bahwa kerja keras, kesederhanaan, dan kedekatan dengan dunia pertanian dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab sebagai pelayan publik.