PEMALANG, SeputarPemalang.id — Berburu kuliner manis saat berkunjung ke Kabupaten Pemalang belum lengkap jika belum mencicipi Kue Kamir khas Pemalang. Kudapan legendaris berbentuk bulat pipih berwarna cokelat keemasan ini selalu berhasil memikat selera siapa saja lewat aroma harum bandros serta rasa manis gurih yang bikin ketagihan.
Kue Kamir memiliki nilai sejarah yang unik karena lahir dari hasil akulturasi budaya Arab dan Jawa di kawasan pemukiman warga keturunan Arab di Pemalang. Nama Kamir sendiri diyakini berasal dari kata khamir yang berarti ragi, merujuk pada proses pembuatannya yang menggunakan adonan fermentasi tepung terigu, mentega, gula, telur, dan terkadang dipadukan dengan pisang ambon atau tape untuk memperkaya rasa.
Proses pemanggangannya yang masih menggunakan cetakan besi tradisional di atas kompor memberikan tekstur yang sangat khas. Bagian luar kue terasa garing dan lezat, sementara bagian dalamnya sangat lembut, empuk, serta legit di lidah. Menyantap Kue Kamir selagi hangat, terutama saat baru diangkat dari cetakan, menyajikan sensasi lumer dan gurih yang meleleh sempurna di dalam mulut.
Kini, selain varian rasa original, kue tradisional ini juga makin populer dengan sentuhan modern seperti isian cokelat dan keju. Disajikan sebagai teman menikmati kopi atau teh hangat di sore hari, Kue Kamir khas Pemalang tetap menjadi oleh-oleh favorit dan buruan utama para wisatawan yang selalu membuat pembaca ngiler dan ingin segera mencicipinya.