Logo Menu Utama
Kategori Utama

Menggoda Lidah, Menikmati Kelezatan Sate Loso Khas Pemalang dengan Daging Super Empuk dan Kaya Rempah

Aryanto 10 Agustus 2026 | 02:13 WIB 3 mnt baca
Proses pembakaran Sate Loso khas Pemalang di atas bara arang. Daging has dalam sapi atau kerbau dibakar secara perlahan dengan lumuran bumbu rempah yang meresap sempurna, menghasilkan tekstur empuk dan aroma yang menggugah selera. (Foto: Istimewa)
Proses pembakaran Sate Loso khas Pemalang di atas bara arang. Daging has dalam sapi atau kerbau dibakar secara perlahan dengan lumuran bumbu rempah yang meresap sempurna, menghasilkan tekstur empuk dan aroma yang menggugah selera. (Foto: Istimewa)

PEMALANG, SeputarPemalang.id — Berkunjung ke Kabupaten Pemalang rasanya belum lengkap jika tidak memanjakan lidah dengan pesona kuliner lokalnya. Salah satu mahakarya kuliner yang paling diburu dan siap membuat siapa saja menelan ludah adalah Sate Loso. Berbeda dengan sate pada umumnya, sajian istimewa ini menggunakan potongan daging has dalam dari sapi atau kerbau. Pemilihan bagian daging terbaik ini menghasilkan tekstur yang sangat empuk, tidak alot saat dikunyah, dan dipercaya lebih minim kolesterol sehingga penikmatnya bisa makan dengan nyaman.

Rahasia kelezatan Sate Loso yang lumer di mulut terletak pada teknik memasaknya yang unik dan kaya akan bumbu. Sebelum menyentuh bara api, potongan daging mentah terlebih dahulu direndam dalam racikan bumbu rahasia hingga benar-benar meresap ke serat terdalam. Daging tersebut kemudian ditusuk dan dibakar di atas arang hingga setengah matang. Tidak berhenti sampai di situ, sate yang masih setengah matang akan diangkat, dilumuri bumbu sekali lagi, dan kembali dibakar sambil terus dibolak-balik hingga matang sempurna.

Proses pembakaran dua kali ini mengunci kelezatan rempah di dalam daging. Sensasi rasanya semakin paripurna ketika sate yang masih mengepul panas disajikan bersama siraman bumbu kacang yang ditumbuk sangat halus. Begitu masuk ke dalam mulut, perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang pas langsung meledak, berpadu dengan aroma smokey dari arang yang membangkitkan selera makan.

Sebagai pendamping yang tak kalah menggoda, Sate Loso selalu disajikan berdampingan dengan semangkuk Soto Loso yang panas dan menyegarkan. Berbeda dari soto kuah bening biasa, semangkuk Soto Loso hadir dengan isian melimpah berupa potongan daging, urat, tulang muda yang renyah, serta taburan taoge. Kuahnya yang segar dengan jejak rempah yang kuat benar-benar memanjakan lidah dan menghangatkan tubuh.

Nama “Loso” sendiri memendam nilai sejarah yang panjang. Kuliner ini dipelopori oleh Pak Loso, seorang pria asal Weleri, Kabupaten Kendal yang hijrah ke Pemalang. Seiring berjalannya waktu, resep warisan ini diturunkan kepada sang anak, Pak Sukar, lalu berlanjut ke generasi berikutnya, yakni Pak Jono dan Pak Muljono. Sempat meramaikan kawasan Jalan Urip Sumoharjo, usaha keluarga ini kemudian diteruskan oleh Pak No, adik dari Pak Muljono. Saat ini, keaslian rasa Sate Loso sangat dijaga dan resepnya telah dipatenkan, sehingga kuliner autentik ini hanya dijajakan secara eksklusif oleh keluarga dan garis keturunan langsung dari mendiang Pak Loso.

Dengan tekstur daging yang memanjakan gigi dan bumbu kacang lembut yang kaya rasa, Sate Loso selalu berhasil membuat penikmatnya ketagihan dan ingin menambah porsi lagi. Jika Anda sedang berada di Pemalang, pastikan untuk singgah dan membuktikan sendiri kelezatan legendaris dari Sate Loso ini.

Komentar Pembaca (0)

Ingin menyampaikan tanggapan? Silakan masuk atau buat akun terlebih dahulu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

ADVERTISE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi

Berita Terbaru

Terkini
Tautan artikel berhasil disalin!