Logo Menu Utama
Kategori Utama

Menggugah Selera, Nikmatnya Sambel Pecak Panggang Khas Pemalang yang Bikin Perantau Gagal Move On

Aryanto 10 Agustus 2026 | 09:31 WIB 3 mnt baca
Sajian paripurna Sambel Pecak Panggang khas Pemalang yang dihidangkan langsung di atas cobek. Ikan asap yang telah di-penyet bersama lumuran sambal pedas kaya rempah ini disajikan bersama tahu-tempe goreng serta lalapan segar berupa mentimun, petai, dan tauge mentah. (Foto: Istimewa)
Sajian paripurna Sambel Pecak Panggang khas Pemalang yang dihidangkan langsung di atas cobek. Ikan asap yang telah di-penyet bersama lumuran sambal pedas kaya rempah ini disajikan bersama tahu-tempe goreng serta lalapan segar berupa mentimun, petai, dan tauge mentah. (Foto: Istimewa)

PEMALANG, SeputarPemalang.id — Berbicara tentang kekayaan kuliner Kabupaten Pemalang seolah tiada habisnya. Di antara deretan sajian menggoda, terdapat satu hidangan rumahan nan legendaris yang siap membuat siapa saja seketika menelan ludah. Namanya Sambel Pecak Panggang, sebuah mahakarya rasa dari olahan ikan asap berbumbu pedas yang selalu menjadi primadona sekaligus obat rindu bagi para perantau asal pesisir utara ini.

Daya tarik utama dari hidangan menggoda ini terletak pada penggunaan iwak panggang atau ikan asap—biasanya dipilih dari jenis ikan salem, manyung, atau tenggiri. Proses pengasapan tradisional inilah yang menyuntikkan aroma smokey (asap) yang khas dengan tekstur daging yang padat. Ikan tersebut kemudian digoreng di dalam genangan minyak panas hingga matang sempurna dan warnanya berubah kecokelatan.

Namun, bintang sesungguhnya yang menjadi detak jantung hidangan ini adalah racikan bumbu sambal pecaknya. Sensasi pedas yang nendang dan segar berasal dari perpaduan cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau. Kunci kenikmatannya ada pada proses memasak; bahan-bahan pedas tersebut digoreng terlebih dahulu bersama bawang merah, bawang putih, tomat, serta satu rimpang rahasia yang membuat aromanya melonjak tajam: kencur.

Bahan-bahan yang telah digoreng setengah layu itu kemudian diulek kasar di atas cobek, berpadu dengan terasi matang yang harum, garam, kaldu bubuk, serta irisan gula merah. Hasilnya? Sebuah harmoni rasa pedas yang membakar, diimbangi dengan sentuhan manis, gurih, dan aroma rempah kencur yang meledak seketika di dalam mulut.

Puncak kenikmatan visual dan rasa terjadi saat ikan asap yang baru diangkat dari wajan dan masih mengepul panas diletakkan langsung di atas hamparan sambal. Ikan tersebut kemudian ditekan atau di-penyet perlahan menggunakan ulekan hingga serat dagingnya sedikit terbuka, membiarkannya menyerap genangan minyak berbumbu serta pedasnya sambal pecak secara paripurna.

Untuk menyempurnakan simfoni rasa, hidangan merakyat nan mewah di lidah ini wajib disajikan berdampingan dengan sepiring nasi putih hangat yang pulen. Sebagai pelengkap tekstur, tempe dan tahu goreng yang gurih ditata rapi bersama aneka lalapan segar, seperti irisan mentimun, petai renyah, dan taburan kecambah atau tauge mentah. Kesegaran sayuran mentah ini memberikan sensasi kres yang menetralisir rasa pedas di setiap suapan.

Bagi Anda yang sedang merencanakan wisata kuliner ke Pemalang atau kebetulan melintasi jalur pantai utara, Sambel Pecak Panggang adalah surga kuliner tersembunyi yang pantang untuk dilewatkan. Aromanya yang kuat dan cita rasanya yang autentik dijamin akan membuat siapa saja ketagihan dan tak ragu untuk menambah porsi nasi berkali-kali.

Komentar Pembaca (0)

Ingin menyampaikan tanggapan? Silakan masuk atau buat akun terlebih dahulu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

ADVERTISE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi

Berita Terbaru

Terkini
Tautan artikel berhasil disalin!