PEMALANG, SeputarPemalang.id — Ada satu kudapan tradisional yang selalu berhasil memikat lidah warga Kabupaten Pemalang dan sekitarnya, yaitu kue apem Wanarata. Jajanan mungil bertekstur empuk ini diproduksi oleh warga Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, dan kepopulerannya bahkan sudah tersohor hingga ke luar daerah.
Daya tarik utama kue tradisional ini terletak pada perpaduan rasa manis dan gurihnya yang sangat khas. Berwarna cokelat kental berkat penggunaan gula merah pilihan, apem Wanarata tetap diolah menggunakan bahan-bahan alami tanpa pemanis buatan. Uniknya lagi, penyajiannya masih mempertahankan kearifan lokal dengan menggunakan alas daun pisang yang semakin memperkuat aroma harumnya.
Sentuhan bahan alami dan cara pengolahan yang terjaga inilah yang membuat cita rasa legitnya begitu membekas bagi para pencinta kuliner. Tekstur renyah dan empuk yang menyatu dengan manisnya gula merah menjadikan kudapan ini selalu dicari sebagai teman camilan favorit di kala santai.
Pemasaran apem Wanarata pada mulanya cukup terbatas dan hanya bisa dijumpai di area pasar desa saat hari pasaran tertentu, yakni pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Selain itu, pembuatannya juga kerap mengandalkan pesanan khusus untuk keperluan acara pesta atau hajatan warga.
Namun seiring perkembangan zaman, jajanan khas Bantarbolang ini kini makin mudah dijangkau oleh masyarakat luas secara digital, sehingga siapa pun bisa menikmati kelezatan legendarisnya tanpa harus menunggu hari pasaran.