PEMALANG, SeputarPemalang.id – Kobaran api kembali mengamuk di Pasar Tradisional Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026) sore. Kebakaran hebat yang terjadi menjelang Magrib itu membuat pedagang dan warga sekitar panik.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.30 WIB. Tak butuh waktu lama, kobaran api membesar dan dengan cepat melahap bagian dalam kompleks pasar. Cuaca panas dan hembusan angin kencang membuat api semakin sulit dijinakkan.
Pedagang yang berada di sekitar lokasi pun berpacu dengan waktu. Sebagian berusaha menyelamatkan barang dagangan dan harta benda yang masih memungkinkan dievakuasi, sementara api terus membesar dan kepulan asap hitam membumbung ke udara.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat, mengatakan proses pemadaman berlangsung hingga beberapa jam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.
“Api muncul pertama kali sekitar pukul 17.30 WIB, menjelang Magrib. Penanganan sampai sekitar pukul 21.30 WIB, api sudah padam,” kata Achmad.
Enam Armada Damkar Dikerahkan
Besarnya kobaran api membuat petugas harus mengerahkan kekuatan tambahan. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menaklukkan api.
Empat armada berasal dari Kabupaten Pemalang. Sementara masing-masing satu unit didatangkan dari Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas.
Petugas gabungan berjibaku melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain dan permukiman warga yang berada di sekitar kawasan pasar.
Proses pemadaman turut dibantu relawan dan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu membantu petugas di tengah kepungan asap tebal dan panas yang menyengat.
Satu Petugas Damkar Sempat Sesak Napas
Sengitnya proses pemadaman bahkan membuat seorang petugas Damkar mengalami sesak napas. Petugas tersebut diduga terdampak kepulan asap pekat saat berada di lokasi.
“Tadi satu petugas ada yang sempat sesak napas. Sekarang sudah pulih setelah ditangani,” ujar Achmad.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Pedagang, petugas, maupun warga yang berada di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri.
Bagian Dalam Pasar Hampir 100 Persen Ludes
Dampak kebakaran tergolong parah. Api mengamuk di bagian dalam pasar dan menghanguskan sebagian besar bangunan serta kios yang berada di area tersebut.
“Yang terbakar itu bagian dalam pasar. Tadi terlihat hampir 100 persen,” ungkap Achmad.
Meski demikian, jumlah pasti kios yang terbakar dan total kerugian materiil belum diketahui. Pendataan masih dilakukan oleh petugas dan pihak terkait setelah kondisi lokasi dinyatakan aman untuk diperiksa.
Usai api dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Bukan Kali Pertama Pasar Belik Terbakar
Kebakaran ini kembali menjadi pukulan bagi para pedagang Pasar Belik. Sebelumnya, kawasan pasar tersebut juga pernah dilanda kebakaran hebat pada Maret 2024.
Kini, musibah kembali terjadi. Pusat aktivitas perdagangan masyarakat Belik itu kembali menyisakan kerusakan parah.
Setelah api berhasil ditaklukkan, pekerjaan berikutnya menanti. Pendataan kerusakan, penyelidikan penyebab kebakaran, hingga penanganan para pedagang yang kehilangan kios dan barang dagangan menjadi perhatian selanjutnya.
Pasar yang sehari-hari dipenuhi aktivitas jual beli itu kini berubah menjadi hamparan puing dan sisa-sisa kebakaran. Bagi para pedagang, kobaran api bukan sekadar membakar bangunan, tetapi juga menghanguskan tempat mereka menggantungkan kehidupan.