Logo Menu Utama
Kategori Utama

Pertahanan Timnas Indonesia Sorotan Usai Dihajar Vietnam, Rizky Ridho Siap Bertanggung Jawab

Aryanto 04 Agustus 2026 | 03:55 WIB 2 mnt baca
Aksi sengit pemain Timnas Indonesia saat mencoba menguasai bola di bawah kawalan ketat pemain Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari. (Foto: Istimewa)
Aksi sengit pemain Timnas Indonesia saat mencoba menguasai bola di bawah kawalan ketat pemain Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari. (Foto: Istimewa)

PEMALANG, SeputarPemalang.id — Kekalahan telak 0-3 yang dialami Timnas Indonesia saat menjamu Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, berbuntut panjang. Hasil mengecewakan di kandang sendiri ini memancing sorotan tajam dari pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, serta memicu komitmen evaluasi dari kapten tim, Rizky Ridho.

Dalam analisisnya, Luciano Leandro menyoroti transisi bertahan dan komunikasi lini belakang Skuad Garuda yang dinilai kurang baik. “Di lini pertahanan terlihat kurangnya koordinasi dan komunikasi, terutama saat menghadapi serangan cepat lawan. Organisasi pertahanan harus menjadi perhatian utama jika Indonesia ingin bersaing di level tertinggi Asia Tenggara,” ujar Luciano.

Ketiadaan koordinasi tersebut dimanfaatkan dengan sangat efektif oleh Vietnam yang berhasil membobol gawang Nadeo Argawinata tiga kali lewat aksi Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son. Menanggapi kekalahan dan tajamnya kritik dari publik, bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, berbesar hati menerima segala masukan yang ada.

“Tentu hal yang normal di sepak bola, karena ketika kita bermain jelek, pasti komentar itu akan datang. Saya terima itu, saya akan menerima kritik-kritik baik untuk saya,” ungkap Rizky Ridho usai pertandingan.

Pemain asal Persija Jakarta tersebut menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas hasil buruk yang dialami tim. “Terpenting bagi saya adalah evaluasi lagi. Saya diberi tanggung jawab oleh pelatih sebagai kapten, bukan hanya ketika menang, tapi ketika kalah pun saya harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Hasil ini memaksa Indonesia melorot ke posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan raihan enam poin. Pasukan asuhan John Herdman tidak memiliki pilihan lain selain menang saat melakoni laga hidup-mati melawan Singapura di Jalan Besar Stadium pada Jumat (7/8/2026) mendatang demi mengamankan tiket ke semifinal.

Komentar Pembaca (0)

Ingin menyampaikan tanggapan? Silakan masuk atau buat akun terlebih dahulu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

ADVERTISE

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi

Berita Terbaru

Terkini
Tautan artikel berhasil disalin!