PEMALANG, SeputarPemalang.id – Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Pemalang, Sabtu (5/9/2026) pagi. Dua pelajar perempuan tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertimpa bak belakang truk Colt Diesel yang terguling di Jalan Raya Pantura, Desa Ambowetan, Kecamatan Ulujami.
Kedua korban masing-masing Fanesha Kasayani (16), pengendara Honda Vario bernomor polisi G 5957 NH, dan Nabila Khoirizziyadah (15), yang menjadi pembonceng.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, luka berat yang mereka alami akhirnya merenggut nyawa keduanya.
“Ya, dua orang meninggal dunia di rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Fitriyanto, Sabtu (5/9/2026).
Motor Hendak Putar Balik, Truk Banting Setir
Fitriyanto menjelaskan, kecelakaan melibatkan truk Colt Diesel bernomor polisi AG 8273 UT yang mengangkut telur. Truk tersebut dikemudikan M (50), warga Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Kecelakaan bermula saat Honda Vario yang ditumpangi kedua korban melaju dari arah timur ke barat di lajur kiri atau sisi selatan jalur Pantura.
Setibanya di lokasi kejadian, motor berpindah ke lajur kanan karena hendak melakukan putar balik.
Pada saat bersamaan, truk melaju di lajur kanan. Pengemudi truk yang terkejut berusaha menghindari motor dengan membanting kemudi ke arah kanan.
“Pengemudi truk Colt Diesel yang saat itu kaget dan membanting setir ke arah kanan hingga membentur penggal median jalan, kemudian terguling ke arah kiri,” ujar Fitriyanto.
Truk kemudian kehilangan keseimbangan dan terguling. Bak belakang truk menghantam sepeda motor yang berada di sekitar lokasi putar balik.
Dua pelajar itu pun tertimpa bak truk.
Benturan keras menyebabkan keduanya mengalami luka serius.
Fanesha menderita cedera kepala berat dan patah tulang kaki kanan. Ia sempat menjalani perawatan di RSU Comal Baru Pemalang.
Sementara Nabila mengalami cedera kepala sedang serta patah tulang pada kedua kakinya. Ia sempat mendapat perawatan di RSU Prima Sehat Pekalongan.
Namun, kondisi kedua korban terus memburuk. Setelah menjalani penanganan medis, Fanesha dan Nabila akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Polisi Amankan Truk dan Periksa Saksi
Pasca kecelakaan, Sat Lantas Polres Pemalang langsung melakukan penanganan di lokasi. Polisi juga mendatangi rumah sakit untuk mengecek kondisi korban dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Polisi telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengecekan terhadap korban di rumah sakit, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti,” kata Fitriyanto.
Dari pemeriksaan awal, polisi juga menemukan persoalan terkait kelengkapan pengemudi truk. Sopir diketahui membawa STNK kendaraan, namun belum memiliki SIM B I Umum.
Peristiwa maut tersebut kini masih ditangani Sat Lantas Polres Pemalang. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan sekaligus menentukan tanggung jawab hukum atas insiden yang merenggut nyawa dua pelajar tersebut.