PEMALANG, SeputarPemalang.id – Penyakit darah tinggi atau hipertensi sering kali dijuluki sebagai pembunuh diam-diam karena kerap datang menyerang tanpa memberikan gejala yang jelas kepada penderitanya. Pengobatan medis yang panjang terkadang membuat sebagian orang mengeluhkan efek samping yang mengganggu kenyamanan, seperti rasa mual, pusing, perut diare, hingga susah tidur di malam hari. Sebagai jalan keluar yang lebih alami dan ramah di kantong, para ahli kesehatan kini sangat merekomendasikan penggunaan ramuan bawang putih lanang untuk membantu mengontrol tekanan darah. Tanaman herbal ini terbukti secara ilmiah menyimpan keampuhan luar biasa yang tak kalah hebat dari obat resep dokter.
Berbeda dengan bumbu masak pada umumnya, bawang putih lanang (bawang putih tunggal) memiliki kandungan zat aktif yang jauh lebih padat dan kuat. Rahasia utama dari kehebatannya terletak pada kandungan zat bernama alisin dan hidrogen sulfida. Di dalam tubuh manusia, kedua zat ajaib ini bekerja layaknya obat penurun tensi dengan cara memperlebar ukuran pembuluh darah dan mencegah terjadinya kekakuan pada urat nadi. Proses pelebaran ini membuat aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh menjadi jauh lebih lancar, sehingga tekanan darah yang tadinya melonjak tinggi bisa berangsur-angsur turun menjadi normal.
Khasiat umbi tunggal ini rupanya tidak hanya berhenti pada urusan menormalkan tekanan darah saja. Bawang putih lanang juga dikenal sangat ampuh dalam menghancurkan gumpalan atau pembekuan darah di dalam arteri, yang biasanya menjadi pemicu utama penyakit stroke dan serangan jantung. Selain itu, rutin mengonsumsinya juga sangat membantu memperbaiki profil lemak di dalam tubuh, yakni dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, sambil sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik. Hal ini menjadikannya perisai pelindung yang sangat tangguh untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah secara keseluruhan.
Bagi Anda yang merasa enggan atau tidak tahan dengan bau menyengat serta rasa pedas dari bawang mentah, para peneliti menawarkan solusi cerdas berupa bawang putih hitam atau yang sering disebut black garlic. Bawang putih hitam ini didapatkan melalui proses pengeraman atau fermentasi pada suhu hangat selama 10 hingga 40 hari. Pengolahan ini berhasil mengubah tekstur bawang menjadi selembut jeli dengan rasa manis asam yang lezat, serta menghilangkan bau tajam yang kerap memicu bau mulut. Lebih hebatnya lagi, proses pengeraman ini mengubah zat aktif di dalamnya menjadi antioksidan super yang jauh lebih awet dan sangat aman bagi penderita masalah lambung.
Untuk mendapatkan hasil yang nyata, mengonsumsi air seduhan bawang putih atau black garlic ini perlu dilakukan secara rutin. Uji klinis membuktikan bahwa konsumsi black garlic secara teratur selama kurang lebih dua minggu mampu memangkas tekanan darah atas (sistolik) hingga 20 angka dan tekanan darah bawah (diastolik) hingga 14 angka. Meski begitu, bagi penderita yang sedang rutin meminum obat pengencer darah dari dokter, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi herbal ini. Pasalnya, sifat bawang putih yang mampu mencegah pembekuan darah dikhawatirkan dapat memicu risiko pendarahan berlebih jika dikonsumsi sembarangan berbarengan dengan obat medis tertentu.
Sumber: Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan (Vol. 16, No. 1, 2022) dan Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (Vol. 5, No. 3, 2026)