
Andi mengungkapkan, modal awal untuk merintis usaha berasal dari sisa dana pinjaman yang diperolehnya dari salah satu bank daerah. Dana tersebut dimanfaatkan untuk membeli bibit ternak dan secara bertahap mengembangkan usaha hingga jumlah kambing yang dipelihara terus bertambah.
Perjalanan hidup Andi menuju dunia birokrasi juga tidak berlangsung instan. Sebelum diangkat menjadi ASN, ia pernah mencoba mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur politik desa dengan mencalonkan diri sebagai kepala desa. Namun, langkah tersebut belum membuahkan hasil setelah ia kalah dalam pemilihan.
“Sebelum diangkat ASN, saya dulu pernah maju menjadi calon kepala desa, namun kalah,” katanya.
Pengalaman tersebut tidak membuatnya berhenti berusaha. Andi terus bekerja dan akhirnya dipercaya mengemban tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang hingga kini menjabat sebagai Sekretaris Camat Moga.

Meski telah menduduki jabatan struktural di pemerintahan, Andi memilih tetap mempertahankan aktivitas bertani dan beternak yang telah menjadi bagian dari kesehariannya. Setelah menyelesaikan pekerjaan di kantor maupun pada hari libur, ia masih menyempatkan diri merawat ternaknya serta menggarap lahan pertanian.
“Sampai saat ini, selepas ngantor dan di hari libur saya tetap bertani dan menjadi peternak kambing,” ujarnya.
Editor: Aryanto

