PEMALANG, SeputarPemalang.id — Sebagai seorang Muslim, aktivitas berwudhu tentu sudah menjadi bagian dari rutinitas harian kita. Setiap kali hendak menunaikan shalat atau membaca Al-Quran, wudhu selalu menjadi hal pertama yang kita lakukan. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya pada diri sendiri, apakah tata cara wudhu yang kita jalankan selama ini sudah benar-benar sesuai dengan syariat Islam?
Wudhu bukan sekadar membasahi anggota tubuh dengan air, melainkan sebuah ritual ibadah penting untuk menghilangkan hadats kecil demi menjaga kesucian fisik maupun spiritual. Allah SWT secara tegas memerintahkan pentingnya wudhu dalam Surat Al-Maidah ayat 6, dan Rasulullah SAW juga mengingatkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim bahwa ibadah shalat tidak akan diterima tanpa bersuci terlebih dahulu.
Tahukah kamu? Berwudhu ternyata tidak hanya dilakukan saat hendak shalat saja, lho. Rutin berwudhu sebelum tidur atau sebelum mulai belajar juga sangat dianjurkan agar tubuh kita senantiasa bersih, segar, dan fokus.
Sebelum memulainya, yuk pastikan dulu apakah wudhu kita sudah memenuhi syarat sahnya! Syarat sah wudhu meliputi beragama Islam, tidak dalam keadaan berhadats besar, tamyiz (dapat membedakan hal baik dan buruk), menggunakan air yang suci lagi menyucikan, serta memastikan tidak ada penghalang seperti getah atau cat yang menutupi kulit anggota wudhu kamu.
Langkah-Langkah dan Tata Cara Wudhu
Urutan wudhu yang benar dimulai dari membaca basmalah sambil mencuci telapak tangan, membasuh wajah bersama niat, lalu membasuh tangan sampai siku. Rangkaian ini dilanjutkan dengan mengusap kepala dan telinga, serta membasuh kaki hingga mata kaki secara tertib.
Berikut adalah rincian langkah-langkahnya:
- Mencuci tangan: Basuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali sambil membaca bismillah.
- Berkumur dan menghirup air: Berkumur 3 kali dan masukkan air ke dalam hidung (istinsyaq) lalu keluarkan sebanyak 3 kali.
- Membasuh wajah dan niat: Basuh seluruh permukaan wajah dari tempat tumbuh rambut kepala hingga dagu/jenggot sebanyak 3 kali, bersamaan dengan membaca niat wudhu di dalam hati.
Bacaan Niat Wudhu:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
(Nawaitul whuduua liraf’il hadatsil asghari fardal lillaahi ta’aalaa)
Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta’ala.”
- Membasuh tangan: Cuci tangan kanan lalu kiri dari ujung jari hingga siku sebanyak 3 kali.
- Mengusap kepala dan telinga: Usap sebagian atau seluruh kepala dengan air dari depan ke belakang lalu kembali ke depan, dilanjutkan mengusap kedua telinga luar dan dalam.
- Membasuh kaki: Basuh kaki kanan lalu kiri sampai mata kaki sebanyak 3 kali, pastikan sela-sela jari kaki terkena air.
- Tertib dan berdoa: Lakukan semua urutan secara berurutan (tertib), lalu tutup dengan membaca doa sesudah wudhu menghadap kiblat.
Bacaan Doa Setelah Wudhu:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
(Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan Abduhu wa rasuluhu. Allahummaj alnii minat tabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alni min ibadati shalihin)
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci. Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Terakhir, ingatlah juga hal-hal yang bisa membatalkan wudhu kita. Keluar sesuatu dari qubul dan dubur, hilang akal atau ketiduran, bersentuhan kulit lawan jenis baligh yang bukan mahram tanpa penghalang, hingga menyentuh kemaluan dapat membuat wudhu kita batal. Jika hal itu terjadi, jangan lupa untuk mengulang wudhu dari awal ya!
Semoga pembahasan ini bisa membantu memperdalam pemahaman kita bersama dalam menyempurnakan ibadah sehari-hari. Sudah siap untuk mempraktikkan wudhu yang benar hari ini?