PEMALANG, SeputarPemalang.id — Kala petang menyapa dan udara pesisir mulai dingin, masyarakat Pemalang, Jawa Tengah, memiliki racikan kuliner andalan untuk menghangatkan tubuh. Dikenal dengan nama Lontong Dekem, hidangan tradisional berkuah gurih ini menyajikan keunikan rasa yang bersumber dari kekayaan rempah Nusantara.
Nama dekem sendiri berasal dari dialek lokal yang berarti "terendam". Istilah ini merujuk pada teknik penyajiannya yang unik. Sebelum dihidangkan kepada pembeli, irisan lontong di dalam mangkuk disiram kuah hangat, kemudian kuah tersebut dituangkan kembali ke dalam kuali. Proses menyiram dan menguras kuah ini dilakukan berulang kali hingga lontong benar-benar meresap dan terendam sempurna (dekeman).
Kekayaan Rasa dan Racikan Khas
Satu porsi Lontong Dekem menyajikan kombinasi bahan yang kaya tekstur dan warna. Lontong yang dimasak dalam balutan daun pisang menghasilkan warna kehijauan alami, tekstur yang lembut, serta aroma harum yang khas.
Editor: Aryanto

